Beranda BERITA UTAMA Demo Rusuh PMII di KPK Dibayar Imam Nahrawi

Demo Rusuh PMII di KPK Dibayar Imam Nahrawi

112
0

Jakarta | Lambenews.com – Bentrokan terjadi antara massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dengan anggota Brimob Polri di depan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/9/2019), saat menggelar aksi unjuk rasa meminta Agus Rahardjo Cs untuk mundur dari jabatan Pimpinan KPK.

Berdasarkan pantauan, massa PMII dan puluhan anggota Brimob Polri terlibat baku hantam dan saling dorong.

Awalnya, massa PMII melemparkan telur ke arah Gedung KPK. Telur itu mengenai kaca lobi gedung lembaga antirasuah tersebut. Bahkan hampir mengenai anggota Brimob dan awak media yang tengah berada di sekitar pelataran lobi.

Aparat kepolisian sempat melerai untuk menyudahi aksi massa PMII itu. Kemudian, massa PMII membuat lingkaran blokade untuk membakar ban. Usai ban dibakar, asap hitam pun membumbung di depan Gedung KPK.

Sejumlah aparat kepolisian sempat mencoba memadamkan api, tetapi massa PMII melarang. Aksi saling dorong pun tak bisa terelakkan dan tak terhindarkan lagi.

Melihat aksi tak kondusif karena berujung ricuh, puluhan anggota Brimob dengan pakaian huru-hara lengkap dengan tamengnya keluar dan memukul mundur massa.

Saat itu, massa PMII tak terima sehingga terjadi baku hantam antar kedua pihak. Hingga saat ini massa PMII sudah berhasil ditenangkan. Pada pukul 17.50, mereka membubarkan diri.

Dibayar Imam Nahrawi

Menurut informasi, rencana demo ini sudah disetting Imam Nahrawi setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus suap di Kemenpora.

Pada hari itu juga beredar surat instruksi dari Pimpinan Pusat PMII agar menggerakkan massa ke gedung KPK untuk membela Imam Nahrawi dan menyerang pimpinan KPK.

“Semua demo itu dibayai Imam Nahrawi,” kata seorang aktivis PMII yang enggan ditulis namanya.

Aktivis itu mengatakan, sebenarnya sikap PMII terbelah atas penetapan tersangka oleh KPK terhadap kader PKB itu. Sebagian kader menganggap tindakan KPK tidak bisa ditentang karena pasti KPK punya bukti yang kuat.

Namun karena desakan orang-orang pro Imam Nahrawi dan ada dana yang dikeluarkan akhirnya demo tetap dilaksanakan dan berakhir dengan rusuh. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here