Beranda BERITA UTAMA Antek Prabowo di Balik Gerakan Referendum Aceh

Antek Prabowo di Balik Gerakan Referendum Aceh

67
0

Mesranya Muzakir Manaf dengan janda Prabowo

LAMBENEWS.COM | BANDA ACEH – Mantan tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf yang juga antek Prabowo Subianto akan dilaporkan polisi karena menyuarakan referendum untuk Aceh.

Muzakir Manaf dituding menyuarakan referendum untuk Aceh di wilayah NKRI itu sudah makar.

Kami akan segera laporkan Muzakir Manaf ke polisi,” kata Ketua Aliansi Pro NKRI Bambang Sembodo.

Menurut Bambang, Muzakir sudah melakukan provokasi agar rakyat Aceh melepaskan dari NKRI.

Polisi harus segera menangkap Muzakir Manaf, jelasnya.

Kata Bambang, ada dugaan referendum yang disuarakan Muzakir Manaf dibantu pihak asing.

Asing masih menginginkan Aceh lepas dari Indonesia, kata Bambang.

Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem menilai kondisi Indonesia saat ini diambang kehancuran dari segala aspek.

Muzakkir Manaf alias Mualem.
Dia melihat, keadilan hukum dan sistem demokrasi yang terjadi saat ini pasca Pemilu 2019 telah dipergunakan semena-mena oleh kaum elit politik di pusat. “Negara kita Indonesia ini tak jelas lagi soal keadilan dan demokrasinya.

Maaf Pak Pangdam, ke depan Aceh kita minta referendum saja,” ujar Mualem pada acara peringatan wafatnya Hasan Tiro yang ke-9 di Gedung Amel, Banda Aceh, Senin (27/5) malam.

Menurut sumber Prabowo adalah pihak yang berada di balik rencana referendum Aceh. “Menang di Aceh kalah ditingkat nasional, Prabowo kecewa dan rencana Indonesia bubar tahun 2030 dimainkan Prabowo,” kata seorang tokoh GAM yang anti Muzakir Manaf.

Indonesia Bubar

Prabowo Ungkap Pidatonya soal Indonesia Bubar Tahun 2030 atas Kajian Ahli Intelijen
Kamis, 22 Maret 2018 | 13:06 WIB

Twitter @prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat memenuhi undangan Politisi Senior PAN Amien Rais di Yogyakarta, Senin (13/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menegaskan, pernyataannya soal Indonesia tidak ada lagi tahun 2030 didasarkan pada scenario writing pihak asing.

“Jadi di luar negeri itu ada scenario writing, yang nulis itu ahli-ahli intelijen strategis. Dibuka dong, baca dong,” ujar Prabowo di Hotel Millenium, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Prabowo ingin menyampaikan skenario tersebut sebagai sebuah peringatan bagi Pemerintah Indonesia untuk tidak menganggap enteng berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Indonesia, seperti kemiskinan, kesenjangan ekonomi, penguasaan sumber daya, hingga persoalan lingkungan.

Lebih lanjut ia mengatakan, masih banyak pihak asing yang hingga kini berusaha mengganggu kedaulatan Indonesia, seperti pada masa penjajahan di masa lalu.

“Sesudah perang kemerdekaan mereka tetap Indonesia mau dipecah dari dulu selalu. Nah ini sekarang masih ada tulisan seperti itu bahwa Indonesia ini oleh ahli masih dianggap tahun 2030 sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Indonesia jangan terlalu lugu akan ancaman pihak luar terhadap kedaulatan Indonesia. Sebab, berbagai kekayaan manusia, sumber daya alam, hingga kebudayaan menjadi sasaran perebutan pihak asing.

“Bahwa banyak iri sama kita banyak yang tidak punya sumber daya alam jadi mereka inginnya menjadi kaya dari kita, kita disuruh miskin terus jadi ini fenomena ya,” kata dia (GT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here